Apakah di Indonesia ada fakultas untuk mempelajari blokchain?

Tidak ada fakultas khusus di Indonesia yang secara eksplisit fokus pada blockchain sebagai bidang studi utama. Namun, beberapa universitas di Indonesia telah mengintegrasikan blockchain sebagai bagian dari kurikulum dalam program studi terkait, seperti Teknik Informatika, Sistem Informasi, atau Bisnis Digital. Berikut adalah temuan berdasarkan informasi yang tersedia:
Universitas dengan Program Terkait Blockchain
  1. Universitas Indonesia (UI):
    • Program Studi: Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) di Fakultas Teknik UI mencakup topik teknologi perkotaan berbasis kota cerdas, yang dapat mencakup elemen blockchain, meskipun tidak spesifik.
    • Catatan: Tidak ada fakultas khusus untuk blockchain, tetapi topik ini mungkin dibahas dalam mata kuliah terkait teknologi informasi atau sistem terdistribusi.
  2. Institut Teknologi Bandung (ITB):
    • Program Studi: Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB menunjukkan minat pada blockchain melalui workshop dan kerja sama dengan perusahaan seperti Chaintope Inc. pada 2019, yang membahas dasar-dasar blockchain dan penerapannya di berbagai industri.
    • Mata Kuliah: Jurusan Magister Informatika ITB memiliki mata kuliah Advanced Distributed System yang mencakup topik kripto dan blockchain.
  3. Universitas Brawijaya (UB):
    • Program Studi: Program Studi Teknik Informatika di Fakultas Ilmu Komputer menawarkan webinar dan mata kuliah seperti Blockchain Basic untuk memperkenalkan konsep blockchain kepada mahasiswa.
    • Kegiatan: Webinar pada 2023 menjelaskan potensi blockchain di berbagai industri, menunjukkan adanya minat akademik.
  4. Universitas Pelita Harapan (UPH):
    • Program Studi: Jurusan Magister Informatika UPH memiliki mata kuliah Teknologi Blockchain, yang berfokus pada aspek teknis blockchain.
    • Catatan: Ini adalah salah satu universitas yang secara eksplisit menyebutkan blockchain dalam kurikulum.
  5. Universitas Sebelas Maret (UNS):
    • Program Studi: Jurusan Bisnis Digital UNS memiliki mata kuliah Blockchain, Uang Kripto & Aplikasinya, yang mencakup studi tentang blockchain dan kripto.
  6. Universitas Alma Ata:
    • Program Studi: Program Studi Informatika dan Sistem Informasi di Universitas Alma Ata mengajarkan blockchain sebagai bagian dari kurikulum, dengan fokus pada penerapan di bidang teknologi dan keamanan data.
  7. Universitas Dhyana Pura (Undhira), Bali:
    • Program Studi: Fakultas Teknologi dan Informatika menyelenggarakan acara Blockchain On Campus pada 2025, bekerja sama dengan Bali Blockchain Center dan Mandala Blockchain Academy. Ini menunjukkan fokus pada pendidikan blockchain, meskipun bukan fakultas khusus.
  8. IPB University:
    • Program Studi: Mata kuliah Keuangan Digital dan Kuantitatif di IPB mencakup blockchain dan kripto, seperti yang disebutkan dalam posting di X oleh

      @sopanless

      .

  9. Binus University:
    • Program Studi: Jurusan Bisnis Digital menawarkan mata kuliah Blockchain Technology, dan jurusan Master of Marine Digital Technology mencakup topik kripto dalam mata kuliah Digital Business & Transformation.
    • Kegiatan: Acara di Binus pada 2025 membahas blockchain, AI, dan Web3, menunjukkan minat pada teknologi terdesentralisasi.
Mengapa Tidak Ada Fakultas Khusus Blockchain?
  • Bidang Baru dan Interdisipliner: Blockchain adalah bidang yang relatif baru dan sering diintegrasikan ke dalam disiplin ilmu yang lebih luas seperti ilmu komputer, sistem informasi, atau keuangan digital, bukan sebagai fakultas tersendiri.
  • Kurikulum yang Berkembang: Banyak universitas di Indonesia masih dalam tahap awal mengadopsi blockchain, lebih sering melalui mata kuliah elektif, seminar, atau workshop, seperti yang dilakukan ITB dan UB.
  • Fokus pada Aplikasi Praktis: Pendidikan blockchain di Indonesia lebih diarahkan pada penerapan praktis (misalnya, keuangan, rantai pasok, atau sertifikasi halal) daripada pembentukan fakultas khusus. Contohnya, penelitian di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) tentang blockchain untuk rantai pasok daging sapi.
Alternatif untuk Mempelajari Blockchain
  • Mata Kuliah Terkait: Anda dapat mempelajari blockchain melalui program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, atau Bisnis Digital di universitas seperti UI, ITB, UPH, UNS, atau Binus.
  • Kegiatan Non-Akademik: Seminar, webinar, dan acara seperti Blockchain On Campus di Undhira atau Web3 On Campus di UIN Mataram (2025) memberikan paparan tentang blockchain.
  • Kursus Online dan Komunitas: Karena fakultas khusus belum ada, Anda bisa mempertimbangkan kursus online (Coursera, Udemy) atau bergabung dengan komunitas kripto di Indonesia, seperti yang diadakan oleh

    @komunitaskripto

    atau

    @SuiNetwork_id

    .

  • Program Pascasarjana atau Riset: Program magister di UI, ITB, atau UGM memungkinkan Anda untuk fokus pada blockchain melalui riset atau tesis, meskipun tidak ada program spesifik.
Kesimpulan
Saat ini, tidak ada fakultas khusus untuk blockchain di Indonesia, tetapi beberapa universitas terkemuka seperti UI, ITB, UPH, UNS, Binus, dan Universitas Alma Ata mengintegrasikan blockchain ke dalam mata kuliah di program Teknik Informatika, Sistem Informasi, atau Bisnis Digital. Untuk pendidikan yang lebih mendalam, Anda bisa mengejar mata kuliah elektif, seminar, atau riset di universitas tersebut, atau melengkapi dengan kursus online dan komunitas blockchain.
Jika Anda ingin rekomendasi universitas atau program spesifik untuk mempelajari blockchain, atau ingin saya cari informasi lebih lanjut tentang kegiatan blockchain di kampus tertentu, beri tahu saya!

Tinggalkan Balasan